July

Hello fellas!! Hello july!!
Jujur gak kerasa ternyata udah 4 tahun aku bergelut dengan blog ini. Partnerku saat aku bingung bercerita dengan siapa. Jujur bagiku menulis semua yang kualami bisa lebih membuatku tenang entah mengapa, meskipun aku tak tahu siapa saja orang yang membaca tulisan tidak penting ini.
Setelah melihat pengalamanku selama 3-4 tahun ke belakang yang ku ungkapkan pada blog ini rasanya membuatku geli saat membacanya. Namun, aku berterima kasih karenanya, semua yang kualami dalam hidupku ini dan yang membuatku seperti sekarang adalah mereka semua yang pernah datang dalam hidupku. Baik itu ditakdirkan untuk hanya bertemu, atau bersama dalam beberapa waktu.

Awal membuat blog ini adalah saat aku kira-kira kelas 9 SMP. Sekarang aku sudah menjadi mahasiswi tingkat 2. Wah cepat sekali ya waktu berlalu. Terkadang aku berfikir apakah diriku ini masih pantas untuk membuat tulisan-tulisan ini? Aku tahu, banyak orang yang kini meninggalkan blog, dan lebih memilih blog sehingga kini banyak sekali vlogger. Namun, bagaimanapun aku tetap mencintai blog pribadiku yang selalu menemaniku ini. Meskipun isinya adalah seluruh bacotan-bacotanku saja. Dan, ya kalian tidak akan menemukan tulisan bacotanku dulu karena itu sangat aib bagiku dan sudah aku hapus beberapa. wkwkwk

Jujur disetiap libur dan aku gabut, aku selalu buka blog seseorang dan karenanya lah hari ini aku menulis tulisan ini. Entah dia akan membacanya atau tidak, aku tidak peduli. Sungguh! Namun ya seperti ku bilang tadi, aku akan lebih merasa tenang saat aku menulis semua yang ada di fikiranku. Tak banyak orang yang mengetahui blog pribadiku ini, beberapa yang tahu juga mungkin sudah melupakannya. Tapi kamu? Aku tidak tahu. Adalah si misteriusku yang selalu membuatku tak mengerti akan jalan pikirannya bagaimana.

Harus kamu ketahui aku bukanlah orang yang dengan mudah mengungkapkan sesuatu pada orang yang aku belum kenal sifat aslinya. Biasa, takut salah ngomong. Aku juga tak tahu apakah tulisan ini akan membuatnya senang atau lebih membenciku dan menganggap aku aneh, atau orang yang berlebihan. Yang jelas, tulisan ini ku tulis karena aku, beberapa menit yang lalu selesai membaca blog mu. Wahai sosok misterius, aku sangat tidak mengerti kamu itu sosok seperti apa. Yang ku tahu, dulu saat kamu ada. Aku selalu bahagia. Aku selalu tertawa.

Aku tak tahu bagaimana kabar dia sekarang, aku bahkan tidak mau mengganggu kehidupannya sekarang. Meskipun rindu ini memang selalu ku rasakan. Aneh memang, 4 tahun ini, semenjak mengetahui semuanya, menyesali semuanya, aku benar benar tidak bisa melupakannya, LIKE HE WAS THE FIRST INCREDIBLE THING I EVER GOT STUCK ON!! Tak ada yang bisa membuatku seperti ini selain dia. Kadang mengganggu, kadang juga membuatku penasaran. Sampai kapan aku bertahan terus merasakan seperti ini? Sampai kapan dia tidak menghubungiku lagi setelah semuanya begitu berlalu.

Aku egois. Aku malas.
Setelah semuanya terjadi begitu saja, aku berfikir apakah harus aku lagi yang memulai semuanya? Apakah harus seperti itu? Lagi?
Aku tidak bisa. Tidak bisa aku lagi.
Menunggunya?
Kurasa aku juga tidak menunggunya datang padaku dan menyelesaikan semuamya. Aku juga mengerti bahwa kita, khususnya aku sudah berkomitmen agar mengejar semua cita-citaku dulu.
Namun rasanya, saat saat seperti ini membuat hatiku memberat kembali dan aku sangat merindukannya. Sosoknya yang dulu selalu membuatku tersenyum hanya karena sebuah tulisan.
Iya, tulisan yang tidak berarti namun saling berbalasan dalam dunia maya. Layaknya saling menghibur aku sering tersenyum karenanya. Tetapi sekarang?
Ini yang kubenci. Apakah aku harusnya memutar waktu dan tidak jujur saja padanya dulu?
Keadaan canggung seperti ini yang aku tidak suka. Entah dia sudah bisa lupa padaku atau dia mungkin malu menyapaku sekarang. Tapi aku sungguh benci keadaan seperti ini.
Dia bukan orang asing, tapi rasanya dia asing bagiku.
Dan yang paling kubenci adalah, semua yang kurasakan ini, perasaan yang kurasa ini, kecemasan yang kueasa ini, kurasakan pada orang yang mungkin baginya aku bukan siapa-siapa.

Wahai orang misterius yang kini menjadi orang asing bagiku. Sumpah aku berat banget nih sebenernya gengsi banget nih ngaku.
Tapi aku merindukanmu.
Wahai syahdunya malam, berapa lama lagi aku harus merasakan ini?

0 comments:

Post a Comment

 
Story of me Blog Design by Ipietoon